Green Warrior I-GIST
Kamis, 02 Oktober 2014
Gerakan Amankan Bumi bersama komunitas Green warrior yang TOPS
Allah SWT telah memberikan begitu banyak hal di bumi bagi manusia. Bisa dikatakan, sebenarnya BUMI ini , diciptakan dengan nikmat dari Allah yang sangat berlimpah.Bayangkan saja udara yang tidak ada habis-habisnya, hutan yang lebat serta lautan yang terhampar luas mewarnai bumi kita dengan warna hijau dan biru. Namun manusia tidak pernah mensyukuri limpahan rahmat tersebut. Alih-alih menjaganya, manusia malah menghancurkan nikmat tersebut secara perlahan.
Patut diingat, kiamat yang sedang kita tuju sekarang ini bukanlah diakibatkan oleh fenomena-fenomena alami seperti bencana-bencana alam yang telah menghancurkan peradaban terdahulu. Kerusakan alam yang akan menggiring kita kepada kiamat merupakan murni akibat ulah manusia.
Saat ini bumi kita sedang terancam, bahkan diprediksi Oleh ilmuwan cuaca Dunia, bahwa 2028 adalah akhir Dari bumi kita , Berita tersebut disadur dari yahoo news. Terlepas dari perang, bencana alam, ataupun nuklir ada hal yang sangat berbahaya yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Meskipun sudah umum kita dengar, namun perilaku kita, pemerintah dan industri belum menunjukkan tanda-tanda kepeduliannya. Faktanya adalah :
- Dunia akan hancur jika CO2 di udara mencapai 565 Gigaton Karbon
- Cadangan Bahan Bakar Minyak dunia, bisa menghasilkan 2795 Gigaton
- Secara Matematis sederhana, angka 565 Gigaton Karbon akan tercapai dalam 16 tahun kedepan dengan kondisi polusi seperti saat sekarang
- 16 tahun ........itu sebentar lagi!
Perlu diingat ! Itu hanya dari bahan bakar minyak. Bagaimana dengan bahan bakar yang lain seperti gas dan batubara?
Belum lagi yang paling menghenyakkan seluruh orang di DUNIA dengan semakin berkurangnya HUTAN sebagai konverter Alam sebagai penyeimbang mulai Habis ,seperti contohnya salah satu paru paru dunia Negara kita Indonesia , Hutan sangat vital perannya dalam menentukan arah perubahan iklim. Hutan mampu menyerap karbon dioksida dari atmosfer untuk membantu proses fotosintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 15 persen dari 32 miliar ton karbon dioksida yang dihasilkan setiap tahun oleh kegiatan manusia diserap oleh hutan. kerusakan hutan menyebabkan pelepasan karbon dari pohon sekaligus menghilangkan kemampuan hutan untuk menyerap karbon dioksida. Lebih parah lagi, deforestasi dan degradasi hutan melepas karbon yang tersimpan dalam pohon atau lahan gambut menimbulkan emisi yang sangat signifikan. Emisi akibat pelepasan gas karbon dioksida dari seluruh hutan di dunia yang terdegradasi antara 17-20 persen dari total emisi gas rumah kaca dunia, lebih besar daripada emisi sektor transportasi global.
Hutan Indonesia menutupi antara 86 – 93 juta hektar, atau hampir setengah total wilayah darat negara ini. Menurut data terakhir Kementerian Kehutanan, Indonesia kehilangan 1.18 juta hektar hutan setiap tahunnya. Deforestasi dan perubahan tata guna lahan, termasuk lahan gambut, menghasilkan sekitar 60 persen total emisi Indonesia.
Peran seluruh Masyarakat sangat Penting saat ini terlebih dengan semakin Pesat nya Era Globalisasi maju yang semakin melupakan Pemberian yang sangat tak terhingga dari ALLAH SWT yang sudah di jaga turun temurun dari nenek moyang kita dahulu .
KINI Peran serta Masyarakat sangat di Perlukan untuk setidaknya bisa menyeimbangkan efek dari peradaban GLOBALISASI MODERN yang semakin merajalela . saatnya kita membalas jasa BUMI kita yang selama ini melayani kita Tanpa berharap Balas Jasa, Mari satukan kekuatan dalam sebuah langkah nyata "GERAKAN AMANKAN BUMI" (GAB ) , bersama komunitas Green warrior yang TOPS , Menuju kehidupan terbaik Sukses Mulia, dengan 3 langkah mudah, dalam 9 bulan akan tertanam Jutaan pohon, dan anda menjadi green MILIADER yang sukses sekaligus mulia
sumber darii :
www.igist.com , kompasiana.com buku the end of Future karya faisal karim
Langganan:
Postingan (Atom)

